Amerika Serikat Tetapkan Status Darurat Untuk Wilayah Kentucky Akibat Badai Tornado

Amerika Serikat Tetapkan Status Darurat Untuk Wilayah Kentucky Akibat Badai Tornado
LambeTurah.co.id - Amerika Serikat menetapkan keadaan darurat untuk wilayah Kentucky menyusul terjadinya badai tornado.

"Sebelum tengah malam saya telah mengumumkan keadaan darurat," kata Gubernur Kentucky Andy Beshear, seperti dilansir AFP dan Reuters, Minggu (12/12/2021).

Kumpulan tornado yang menyerang wilayah Kentucky, merupakan yang paling merusak dalam sejaran negara bagian tersebut. Gubernur Kentucky mengatakan sekitar 40 pekerja telah diselamatkan di pabrik lilin di kota Mayfield, di mana masih ada sekitar 110 orang yang terperangkap di dalam puing-puing.

Karyawan Dipecat Sepihak, Perusahaan Asuransi Ini Diwajibkan Membayarkan Hak Oleh Disnakertrans



"Kehancuran itu tidak seperti apa pun yang saya lihat dalam hidup saya dan saya kesulitan mengungkapkannya dengan kata-kata," kata Beshear pada konferensi pers.

Guna memastikan warga memiliki air minum yang dapat digunakan, Beshear mengatakan telah menyiapkan dua trailer berisi air bersih.

"Dua traktor-traiker berisi air menuju Mayfield," ungkap Beshear.

Presiden Joe Biden juga telah menyetujui deklrasi keadaan darurat tersebut. Dia juga memerintahkan bantuan federal ke Kentucky.

Sementara itu, Biden juga menyebut bencana tornado ini adalah yang terbesar dalam sejarah.

"Salah satu wabah tornado terbesar dalam sejarah kita," kata Joe Biden, seperti dilansir dari AFP, Minggu (12/12/2021).

Biden menyebut hal ini adalah tragedi. Dia khawatir korban terus bertambah.

"Ini adalah tragedi. Dan kami masih belum tahu berapa banyak nyawa yang hilang dan tingkat kerusakan total," katanya dalam komentar yang disiarkan televisi, menjanjikan bantuan federal untuk lima negara bagian yang rusak akibat badai.