Cetak Suhu Terpanas, Muncul Ancamana Kiamat Es di Alaska

Cetak Suhu Terpanas, Muncul Ancamana Kiamat Es di Alaska
LambeTurah.co.id - Alaska merupakan negara bagian Amerika Serikat yang paling dingin kini mencatat rekor hari terpanas di bulan Desember. Kondisi ini membuat Alaska mengalami musim dingin yang hangat.

Dikutip Lambe Turah dari BBC, Rabu (5/1/2021), pada Minggu (26/12), suhu di Pulau Kodiak melonjak hingga mencapai 19,4 derajat Celsius atau hampir tujuh derajat lebih hangat dari rekor sebelumnya di Alaska.

Akan tetapi, suhu di wilayah lain di Alaska justru anjlok ke taraf yang tidak pernah tercapai sebelumnya. Di Kota Ketchikan bagian tenggara Alaska, suhu turun hingga minus 18 derajat Celsius pada 25 Desember. Salah satu suhu terdingin di kota itu pada saat Natal selama seabad terakhir.

Tebing Longsor Di Banjarnegara Lukai 8 Orang dan Hancurkan Rumah Warga



Curah hujan dan salju yang lebat menutup akses jalan utama dan es tersebut mendingin hingga sekeras semen. Rangkaian cuaca ekstrem ini mendorong aparat setempat untuk mencuatkan peringatan "Icemageddon" atau "kiamat es."

Para pakar mengatakan dampak hembusan udara hangat dari Hawaii menjadikan udara Alaska lebih lembab. Padahal, udara Alaska biasanya dingin dan kering selama bulan Desember.

Konsekuensinya, hujan deras dan badai salju sangat berpotensi melanda kawasan yang jauh dari wilayah pesisir. Salju lebat dan hujan deras yang membuat sejumlah kawasan di Alaska tertutup es berakibat pada padamnya listrik serta penutupan jalan dan kantor.

Departemen Transportasi dan Fasilitas Umum Negara Bagian Alaska memperingatkan pengguna jalan untuk mewaspadai lapisan es tebal di berbagai ruas jalan.

"Es sangat sulit disingkirkan begitu melekat pada permukaan jalan. Meskipun suhu hangat, jalanan berada pada suhu di bawah nol yang menyebabkan es menyatu dengan permukaan," sebut departemen itu di Twitter.