Menpora Buka Suara Terkait Sanksi Dari Badan Anti Doping Dunia

Menpora Buka Suara Terkait Sanksi Dari Badan Anti Doping Dunia
LambeTurah.co.id - Menpora Buka Suara Terkait Sanksi Dari Badan Anti Doping Dunia

Badan Anti Doping Dunia (WADA) memberikan sanksi kepada Indonesia lantaran dianggap tak patuh dalam penegakan standar antidoping.

Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Badan Antidoping Dunia (WADA), Kamis 7 Oktober 2021. Mereka menyatakan Indonesia tak patuh dalam penegakan standar antidoping sehingga berimbas pada hak untuk menggelar kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau internasional.

Miris, Warganet @donacuaca, Tak Punya Empati Atas Kematian Eril



Terkait adanya sanksi tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali buka suara. Zainudi Amali menyebut sudah berkoordinasi dengan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) untuk mengklarifikasi.

Dan terungkap bahwa masalah utama ada di sample doping. Hal tersebut tidak bisa dipenuhi karena imbas pandemi COVID-19 dan membuat kompetisi olahraga di Indonesia vakum.

"Kami langsung berkoordinasi dengan LADI dimana posisi yang tidak dipatuhi. Lebih kepada pengiriman sample, tahun 2020 kita memang merencanakan memberikan sample. Tapi kita tidak menyangka bahwa pada bulan Maret COVID-19 dan berkepanjangan sampai sekarang," ungkap Zainudin Amali.

"Tidak ada kegiatan olahraga yang kita jadikan sample untuk anti doping. Lebih ke doping plan kita, saya optimis setelah komunikasi untuk memenuhi sample yang diambil dari pelaksanaan PON kan banyak nomor pertandingan, sample yang diambil sehingga tidak khawatir," sambungnya.

"Kita punya waktu klarifikasi selama 21 hari dalam surat tersebut, masih ada waktu. Tapi ini harus disampaikan kepada WADA," pungjas Zainudin Amali.