Lambeturah.co.id — Kepergian Guruh Soekarnoputra meninggalkan duka sekaligus kenangan mendalam bagi banyak seniman Indonesia.

Musisi Addie MS dan penyanyi Memes turut mengenang sosok Guruh yang disebut memiliki peran penting dalam perjalanan karier serta kehidupan mereka. Keduanya menyampaikan kenangan tersebut saat melayat ke rumah duka Guruh di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Addie MS mengungkapkan kedekatannya dengan Guruh telah terjalin sejak akhir dekade 1970-an. Kala itu, Addie yang masih duduk di bangku sekolah mendapat kesempatan dari Guruh untuk terlibat dalam Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra. Kesempatan tersebut awalnya membuat Addie ragu karena dirinya masih sangat muda.

“Dulu kan itu dari tahun '79-an ya saya pertama kali diajak makan sama Mas Guruh, diajak untuk bikin musik Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra yang pertama, saya nggak berani,” ujar Addie.

Ia kemudian baru berani terlibat dalam pergelaran berikutnya setelah sebelumnya kesempatan tersebut diberikan kepada Candra Darusman.

Kepercayaan Guruh tersebut menjadi salah satu pengalaman yang sangat membekas bagi Addie. Ia mengaku terkesan karena Guruh berani memberikan kepercayaan kepadanya ketika masih berstatus pelajar.

Karier Addie kemudian semakin berkembang dan pada 1984 ia kembali mendapat kesempatan mengaransemen karya Guruh untuk album Chrisye, termasuk lagu “Sendiri”.

“Yang selalu bicara soal batik, soal adab, etika, Indonesia, yang selalu mengingatkan itu,” kata Addie ketika mengenang sosok Guruh.

Menurutnya, Guruh bukan hanya tokoh yang dikagumi karena musikalitasnya, tetapi juga karena semangatnya memperkenalkan nilai-nilai keindonesiaan dan budaya melalui karya seni.

Bagi Memes, hubungan dengan Guruh juga berlangsung sejak masa remajanya. Ia pernah belajar berbagai hal di lingkungan seni yang dibangun Guruh, mulai dari tari, kebudayaan, organisasi, hingga kedisiplinan. Memes juga menjadi bagian dari Swara Maharddhika dan terlibat dalam berbagai pagelaran karya cipta Guruh.

“Jadi saya belajar nari, belajar kebudayaan, belajar organisasi, belajar disiplin, semua tari-tarian dan belajar berkebaya, make up, rambut dikondean semua Mas Guruh yang ngajarin,” tutur Memes. Menariknya, lingkungan seni Guruh juga menjadi bagian dari kisah awal hubungan Addie dan Memes. Addie mengingat rumah Guruh di Jalan Sriwijaya sebagai salah satu tempat dirinya menjemput Memes selepas latihan ketika mereka masih berpacaran.

Kepergian Guruh pada Sabtu pagi membuat Addie dan Memes kembali mengingat panjangnya perjalanan mereka bersama sosok yang mereka anggap berjasa tersebut.

Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi pada usia 73 tahun sekitar pukul 04.16 WIB. Jenazahnya kemudian disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya No. 26, Jakarta Selatan.