Lambeturah.co.id - Kepanikan sempat melanda warga kawasan Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, setelah beredar informasi mengenai potensi tsunami akibat gempa besar yang terjadi di wilayah Filipina.

Sejumlah warga terlihat berbondong-bondong meninggalkan rumah dan menuju kawasan perbukitan yang dijadikan titik evakuasi. Kepanikan semakin meningkat setelah warga menyaksikan fenomena air laut surut secara tiba-tiba di wilayah pesisir pada Senin (8/6/2026) pagi.

Salah seorang warga Pantai Amal mengaku ikut mengungsi bersama keluarganya setelah melihat langsung kondisi air laut yang surut di sekitar pantai.

"Saat itu air laut surut. Saya melihat sendiri tadi pagi," ujarnya saat berada di lokasi evakuasi.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Khawatir akan kemungkinan datangnya gelombang tsunami, ia bersama warga lainnya memutuskan segera menuju lokasi yang lebih tinggi.

"Saya langsung ke sini bersama keluarga, anak, dan suami," katanya.

Dalam situasi yang serba cepat, banyak warga mengaku tidak sempat membawa barang-barang berharga. Keselamatan keluarga menjadi prioritas utama ketika kabar potensi tsunami mulai menyebar melalui media sosial.

Meski pihak berwenang telah menyampaikan bahwa kondisi Pantai Amal dalam keadaan aman dan masyarakat diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing, sebagian warga memilih tetap bertahan di lokasi evakuasi hingga situasi benar-benar dinilai kondusif.

"Masih banyak orang di bawah. Jalanan juga masih ramai dan padat," ujar seorang warga lainnya.

Warga mengaku belum pernah mengalami situasi serupa sebelumnya. Namun, informasi mengenai potensi tsunami yang beredar luas membuat mereka memilih mengambil langkah antisipasi dengan mengungsi ke titik yang lebih aman.

Hingga sekitar pukul 13.00 WITA, sebagian warga mulai kembali ke rumah. Meski demikian, masih ada sejumlah warga yang bertahan di lokasi evakuasi sambil menunggu kepastian bahwa situasi benar-benar aman.

Sementara itu, berdasarkan informasi resmi dari BMKG dan BPBD, kondisi di kawasan Pantai Amal, Tarakan, dinyatakan aman. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan instansi terkait.