Lambeturah.co.id — Atta Halilintar menyampaikan kepeduliannya terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda musibah. Atta memastikan akan berupaya mengirimkan bantuan, meski belum dapat memastikan apakah dirinya bisa turun langsung ke lokasi.
Hal tersebut disampaikan Atta saat ditemui di Cibis Park, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026). Ia mengaku turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat di NTT.
"Intinya aku mengucapkan turut berdukacita sama teman-teman di sana, semoga diberikan kekuatan," ujar Atta.
Atta berharap masyarakat Indonesia dapat bersama-sama memberikan dukungan kepada warga yang terdampak. Menurutnya, bantuan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari doa hingga materi.
"Kita sama-sama dari seluruh Indonesia mendoakan, mensupport, ada yang bentuknya doa, ada yang bentuknya tenaga, ada yang bentuknya rezeki atau uang ke sana," tuturnya.
Ditanya mengenai kemungkinan turun langsung ke NTT, Atta belum bisa memberikan kepastian. Ia mengatakan pihaknya akan mengirimkan bantuan dari jauh terlebih dahulu sambil melihat perkembangan kondisi di lapangan.
"Insya Allah, aku belum bisa janji tapi insya Allah. Tapi yang pasti kita dari sini, kita coba mengirimkan bantuan dulu secepatnya," kata Atta.
Atta menyebut bentuk bantuan nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, menurutnya, kebutuhan di setiap lokasi bisa berbeda.
"Kadang-kadang kan ada tempat itu butuhnya obat, ada butuhnya sembako, ada butuhnya bangunan yang diperbaiki. Nanti kita pilih yang terbaik," ujarnya.
Selain memberikan bantuan untuk korban musibah, Atta juga mengungkap kegiatan sosial yang selama ini dijalankannya bersama AHHA Berbagi dan sejumlah yayasan.
Ia menyebut pihaknya telah ikut membantu pembangunan sekolah di sejumlah daerah, salah satunya di NTT.
"Alhamdulillah aku ada bareng-bareng sama teman-teman dari AHHA Berbagi, ada kerja sama juga sama yayasan-yayasan. Hebat-hebat, bikin sekolah. Salah satunya di NTT," ungkap Atta.
Atta mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dengan menyisihkan sebagian rezeki yang didapat.
"Memang setiap ada rezeki kita menyisihkan. Bisa bikin masjid, Alhamdulillah kalau dirizikkan lagi bisa ikut bantu sekolah, begitu-begitu. Semoga jadi banyak manfaatnya buat banyak orang," katanya.
Atta juga membuka kemungkinan untuk ikut membantu pembangunan fasilitas pendidikan di NTT apabila memang dibutuhkan. Namun, ia belum dapat memastikan bentuk bantuan yang akan diberikan.
"Semoga kami juga bisa ikut bikin sesuatu di sana. Semoga ya. Kita berdoa aja yang terbaik dan mendapatkan juga tempat yang tepat di sana," tutur Atta.
Untuk saat ini, ia memilih memprioritaskan pengiriman bantuan terlebih dahulu. Setelah mengetahui kondisi terkini di lokasi, Atta bersama tim baru akan menentukan langkah selanjutnya.
"Masih lihat. Coba kirim bantuan dari jauh dulu itu yang penting. Karena kita belum tahu kondisinya sekarang di sana gimana. Nanti insya Allah kita lihat apa yang bisa kita lakukan," ujarnya.
Atta juga mengajak masyarakat untuk ikut memberikan dukungan kepada warga NTT. Ia menilai bantuan sekecil apa pun dapat berarti bagi mereka yang sedang menghadapi musibah.
"Semoga kita juga semua bisa menyisihkan apa yang kita bisa, entah itu doa, entah itu men-share keadaan teman-teman di sana di media sosialnya, ataupun ikut menyumbang, ataupun ikut pergerakan apa pun, sekecil apa pun sangat berarti buat teman-teman," kata Atta.
Ia pun menyampaikan doa agar kondisi NTT segera membaik dan masyarakat yang terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
"Doanya saya berdoa yang terbaik untuk NTT. Semoga bisa segera kembali. Semoga NTT segera kembali cepat," pungkasnya.





