Lambeturah.co.id - Warga di sekitar kawasan Karanganyar, Kabupaten Demak (area perbatasan Kudus) dihebohkan oleh penemuan tak biasa saat proyek normalisasi Sungai Wulan berlangsung. Sebuah bongkahan kayu jati berukuran besar ditemukan tertanam rapi di dalam struktur pasangan batu antik di tengah aliran sungai.

Penemuan tersebut mendadak menyita perhatian masyarakat lokal hingga pengguna media sosial setelah rekaman videonya diunggah oleh akun Instagram @fazza.adja.

Dalam video yang beredar, terlihat potongan kayu jati tua berdiameter cukup besar melekat erat di dalam tatanan batu yang menyerupai fondasi bangunan kuno atau tanggul masa lalu. Struktur pasangan batu tersebut sebelumnya terendap lumpur di dasar sungai dan baru tampak ke permukaan setelah debit air surut serta tergerus aktivitas pengerukan alat berat.

"Iya, mendadak geger karena letaknya persis di tengah sungai dan tertanam sangat rapi di pasangan batu," ujar salah satu warga di sekitar lokasi proyek normalisasi.

Keberadaan kayu jati dan tatanan batu antik ini memicu beragam spekulasi dari netizen maupun warga setempat. Kawasan Demak dan Kudus secara historis dikenal memiliki deretan rekam jejak peradaban lama serta jalur perdagangan air yang sibuk di masa lalu. Tak sedikit yang menduga bahwa penemuan ini merupakan sisa-sisa struktur dermaga kuno, pintu air zaman kolonial, atau bahkan peninggalan era Kerajaan Demak Bintoro.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari dinas terkait maupun tim ahli cagar budaya mengenai usia pasti dan fungsi asal dari struktur kayu serta pasangan batu tersebut. Masyarakat berharap pihak berwenang segera meneliti lokasi penemuan agar nilai sejarah di balik keberadaan kayu jati misterius ini dapat terungkap.