Lambeturah.co.id - Musisi asal Indonesia Timur, Toton Caribo, meluapkan kemarahannya secara terbuka terhadap label dan distributor musik Ide Timur melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@totoncaribo). Dalam pernyataan menohok yang diunggahnya, Toton secara tegas meminta pihak Ide Timur untuk mengembalikan hak atas kanal YouTube miliknya, TC Creative, yang diduga masih dikuasai oleh pihak manajemen tersebut.

Secara spesifik, Toton menyoroti pemilik Ide Timur, Evan Vibration, serta direktur baru, HS Wahyu. Ia mengaku sudah berada di puncak batas kesabarannya setelah sekian lama merasa dirugikan oleh dinamika internal perusahaan yang dinilainya berdampak buruk pada para seniman.

Poin-Poin Utama Perselisihan

Penguasaan Akun YouTube: Toton menuntut agar akses dan pengelolaan penuh atas kanal YouTube TC Creative segera dikembalikan kepadanya tanpa syarat.

Tudingan Pemotongan Hak: Musisi pelantun lagu-lagu hits Timur ini mengecam praktik pemotongan pendapatan royalti setiap bulan yang dinilai tidak adil dan merugikan kreator.

Kerugian Musisi Lokal: Toton menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar masalah pribadinya, melainkan bentuk keberanian untuk mewakili musisi-musisi Indonesia Timur lain yang diduga ikut menjadi korban tata kelola manajemen tersebut.

Dampak Konflik Internal: Toton meminta agar konflik atau masalah internal di dalam struktur Ide Timur tidak lagi mengorbankan hak-hak para klien/musisi.

Dalam penutup unggahannya, Toton mengimbau warganet dan sesama rekan musisi untuk menyebarkan informasi ini seluas-luasnya guna mencegah timbulnya korban baru di industri musik independen, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Ide Timur maupun perwakilan manajemen terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai tuntutan terbuka yang dilayangkan oleh Toton Caribo.