Lambeturah.co.id - Sebuah video viral memperlihatkan emak-emak di Simpang Raya, Banggai, Sulawesi Tengah, berlarian dan saling berebut antrean hanya untuk mendapatkan satu tabung gas LPG 3 kg.

Bagi sebagian orang, gas elpiji mungkin hanya barang biasa. Namun bagi mereka, tabung hijau itu adalah alat untuk memasak, menyambung hidup keluarga, dan memastikan anak-anak tetap bisa makan hari ini.

"Emak-emak Berlarian Demi Tabung Gas Melon 3 Kg" tulisnya dalam keterangan video dikutip pada Jumat (12/6/2026).

Pemandangan ini memunculkan pertanyaan besar. Mengapa barang kebutuhan pokok yang seharusnya mudah diakses justru membuat warga harus berdesakan, berebut, bahkan mengorbankan tenaga dan waktu?

Di saat rakyat kecil harus berjuang sejak pagi demi mendapatkan gas subsidi, para pejabat dan pengambil kebijakan tidak pernah merasakan bagaimana rasanya berdiri berjam-jam dalam antrean, apalagi berebut demi bisa memasak di rumah. Video ini bukan sekadar antrean LPG.