Lambeturah.co.id – Momen pembagian rapor semester biasanya menjadi momen mendebarkan sekaligus membahagiakan yang dilewati siswa bersama orang tua mereka. Namun, hal berbeda harus dirasakan oleh Chalsa (17), seorang siswi kelas XI Jurusan Produksi Film di SMK Negeri 1 Tasikmalaya.

Karena sang ayah telah meninggal dunia dan ibunya harus berjuang mencari nafkah dengan bekerja, Chalsa awalnya terpaksa datang ke sekolah seorang diri.

Melihat teman-teman sebayanya datang didampingi oleh orang tua atau wali, tebersit keinginan di hati Chalsa untuk merasakan kehangatan yang sama. Tak kehabisan akal, ia memberanikan diri mengirimkan pesan singkat melalui WhatsApp ke nomor call center Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tasikmalaya.

Dalam pesannya, Chalsa menyampaikan permohonan yang tidak biasa: meminta bantuan petugas Damkar untuk mendampinginya mengambil rapor.

Respon Cepat dan Humanis dari Petugas Damkar

Siapa sangka, pesan yang dikirimkan Chalsa direspons dengan sangat baik. Pihak Damkar Kota Tasikmalaya langsung menerjunkan personelnya menuju SMK Negeri 1 Tasikmalaya.

Bukan untuk memadamkan api, kehadiran para petugas berseragam lengkap kali ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan menjadi "wali" sehari bagi Chalsa. Kedatangan petugas Damkar ini pun sontak menarik perhatian warga sekolah dan membuat suasana pembagian rapor menjadi penuh haru sekaligus bangga.

"Aksi ini membuktikan bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya sebatas memadamkan api atau mengevakuasi hewan liar, melainkan juga hadir untuk memberikan pelayanan sosial dan humanis di tengah masyarakat saat dibutuhkan."

Bagi Chalsa, kehadiran para petugas Damkar ini menjadi pengalaman tak terlupakan yang mengobati rasa rindunya akan sosok pelindung di hari pembagian rapornya.