Lambeturah.co.id - Video dari Sragen ini akhirnya berakhir sedih bagi si pemilik dompet. Ahmad Bahru (30), yang awalnya kehilangan dompet lalu dompetnya ditemukan nenek-nenek, akhirnya harus merelakan bila dompet berisi dokumen pribadi, hilang.

Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji mengatakan pihaknya sudah menemui nenek itu. Tapi saat ditanyai soal dompet itu, nenek bernama Sukini itu mengatakan dompet yang ia temukan, sudah hilang.

Katanya, dompet itu ditaruhnya di gerobak siomay suaminya, tapi kemudian jatuh di jalan. Di dalam dompet itu masih ada STNK dan SIM. Memang bisa dibuat ulang, tapi biaya mengurusnya, bisa jadi tidak sedikit bagi seorang seperti Ahmad.

Peristiwa ini berawal saat Ahmad kehilangan dompet saat belanja di Indomaret Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Minggu (7/6/2026) siang.

Ketika mau bayar, Ahmad baru sadar dompetnya hilang. Ia kemudian melihat kamera CCTV Indomaret. Ternyata, dompet itu ditemukan pasangan kakek-nenek penjual siomay.

Tanya sana sini, Ahmad akhirnya tahu, kalau Sukini dan suaminya berjualan di sekolah MIN 5 Sragen. Setelah bertemu, terjadilah peristiwa seperti yang ada di video, Sukini minta uang tebusan Rp 1 juta.

Padahal, saat itu di dalam dompet Ahmad, ada uang Rp 400 ribu dan uangnya sudah tidak ada. Ahmad merelakan uang itu, tapi memohon agar semua dokumennya, dikembalikan.

Sukini hanya memberikan KTP, kartu BPJS, dan kartu karyawan ke Ahmad. Tapi STNK dan SIM, belum dikembalikan.

Ia minta uang lebih. Ahmad, yang sebelum kehilangan dompet itu mengaku mau bayar utang, mengaku tak mampu membayar uang tebusan yang diminta Mbah Sukini.