Lambeturah.co.id - Krisno, pemuda asal Sumba, NTT, mengaku dijebak sindikat lowongan kerja palsu. Dia disekap, disiksa, dan diperas, sebelum akhirnya kabur dalam kondisi babak belur berlumuran darah.

Dua perempuan yang diduga jadi otak pelaku kini masih jadi buron diburu polisi.⁣ ⁣ Awalnya Krisno datang ke Bali pada 1 Mei 2026 untuk mencari pekerjaan, kemudian dia mendapat info loker pada 4 Mei 2026.

Beberapa hari kemudian Krisno diundang interview di Hotel Liberta Seminyak, namun seluruh barangnya malah dirampas.⁣

"Tanggal 4 Mei saya dapat informasi lowongan pekerjaan lewat aplikasi online oleh oknum yang mengatakan dirinya bos. Ternyata dia adalah sindikat mafia," katanya, dikutip pada Kamis (11/6/2026).

"Saya tidak berpikir bahwa ini penipu karena di satu sisi dia berbicara dengan membawa nama Tuhan. Berkata ini cara Tuhan pertemukan kita sesama Kristen, Jadi waktu itu saya dengan pikiran polos dan takut sama Tuhan, berpikir ini benar-benar orang yang memberikan pekerjaan yang baik," tambahnya.

Pelaku juga mengaku mencari kandidat yang memiliki pengalaman di bidang perhotelan. Hal itu membuat Krisno semakin percaya lantaran dirinya pernah bekerja di hotel di Jepang.

Tapi usai sesi wawancara selesai, seluruh barang milik Krisno dirampas. "HP saya diambil, iPhone, laptop diambil, koper bahkan baju saya diambil. Saya tidak punya apa-apa lagi," pungkasnya.