Lambeturah.co.id — Suasana Karnaval Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, mendadak berubah menjadi duka. Salah seorang peserta karnaval, Bonari (45), meninggal dunia setelah mengalami kondisi sesak napas saat mengikuti kegiatan tersebut, Minggu (23/8).

Bonari yang diketahui turut berpartisipasi dalam kegiatan karnaval tersebut sempat mengalami muntah-muntah dan kesulitan bernapas. Kondisinya kemudian semakin memburuk hingga akhirnya dibawa ke Puskesmas Pesanggaran untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, nyawa Bonari tidak berhasil diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di fasilitas kesehatan.

Informasi tersebut membuat suasana karnaval yang sebelumnya berlangsung meriah berubah menjadi penuh duka. Para peserta dan masyarakat yang mengikuti kegiatan kemudian memberikan penghormatan kepada Bonari.

Sebagai bentuk penghormatan, seluruh peserta secara spontan mematikan sound system yang digunakan dalam karnaval. Musik dan dentuman pengeras suara dihentikan hingga rombongan peserta mencapai garis finis.

Tindakan tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus penghormatan terakhir dari para peserta kepada Bonari yang meninggal di tengah berlangsungnya rangkaian kegiatan karnaval.

Sementara itu, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti meninggalnya Bonari. Berdasarkan informasi awal, polisi menduga korban memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, informasi tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama kematian.

Selain itu, informasi mengenai dugaan konsumsi minuman keras juga masih belum dapat dipastikan berkaitan dengan meninggalnya korban. Karena itu, penyebab kematian Bonari masih menunggu informasi dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Jenazah Bonari kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga pada Senin pagi (24/8). Kepergiannya meninggalkan suasana duka bagi keluarga, peserta karnaval, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi kesehatan peserta dalam setiap kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang dan berlangsung dalam suasana ramai.