Lambeturah.co.id - Duka mendalam menyelimuti keluarga kreator konten sekaligus influencer parfum cilik, Neill Angkasa Satyanegara alias Nesa Scent. Remaja berusia 13 tahun tersebut dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Kali Cisadane.

Peristiwa tragis ini mendadak ramai menjadi sorotan publik usai sang ibunda, Dewi Satyanegara, menyuarakan kepedihan serta dugaan janggal di balik kepergian sang putra melalui media sosial. Dewi mengungkapkan bahwa tujuh rekan Nesa diduga sempat menyembunyikan insiden tersebut dan tidak segera meminta bantuan.

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula pada Sabtu (31/7/2026). Awalnya, Nesa memilih untuk berdiam di rumah saat sang ibu pergi mengantar adiknya mengikuti ajang fashion show tingkat TK. Namun, Nesa kemudian menyusul keluar usai mendapat pesan singkat dari salah satu rekannya berinisial A yang mengajak beribadah ke masjid.

Hingga sore hari, Nesa tak kunjung kembali ke rumah. Rasa cemas membuat Dewi bergerak menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat rombongan teman-temannya pulang tanpa kehadiran Nesa.

Titik terang berujung pilu mulai terkuak saat salah satu anak berinisial R memberanikan diri berbicara. R mengaku merasa takut untuk membeberkan kejadian sebenarnya bahwa Nesa telah tenggelam di Kali Cisadane sejak pukul 15.30 WIB. Pengakuan R tersebut baru disampaikan kepada pihak keluarga sekitar pukul 17.00 WIB.

Dewi makin terpukul usai mengetahui fakta bahwa ada dugaan kesepakatan di antara rekan-rekan anaknya untuk menyembunyikan musibah fatal tersebut.

Ungkapan Duka Sang Ibu Menyentuh Hati Netizen

Melalui akun Threads pribadinya (@dewisatyanegara88), Dewi meluapkan kesedihan mendalam atas kehilangan putra tercintanya yang dikenal pintar dan mandiri tersebut.

"Mengikhlaskanmu adalah proses panjang yang akan mami lalui, doain mami kuat ya... Kamu anak baik, pintar, soleh, cerdas, mandiri, yang lagi seneng jadi kreator parfum," tulis Dewi dalam unggahannya.

Ia juga tak mampu menyembunyikan kekecewaannya atas tindakan rekan-rekan Nesa yang meninggalkan putranya tanpa pertolongan.

"Teman-teman kamu jahat kak, kamu tenggelam malah ditinggalin sendirian, kedinginan... Mami sayang kamu, tapi Allah lebih sayang sama kamu. Yang tenang di sana ya kak, kita ketemu berkumpul lagi di surga," lanjutnya.

Unggahan tersebut seketika memicu empati luas dari warganet yang menyampaikan belasungkawa sekaligus menyayangkan sikap rekan-rekan korban di lokasi kejadian.