Lambeturah.co.id - Sebanyak 301 profesor Universitas Indonesia menyatakan sikap bersama terkait polemik disertasi Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Dalam pernyataan tersebut, para akademisi mendesak Mahkamah Agung untuk mengambil langkah yang dinilai mampu memulihkan marwah serta integritas dunia akademik di Indonesia.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kualitas pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari komitmen terhadap prinsip-prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas ilmiah.

Integritas akademik merupakan fondasi utama dalam menjaga kredibilitas institusi pendidikan dan kepercayaan publik terhadap hasil-hasil penelitian serta karya ilmiah.

Di tengah dinamika yang berkembang, masyarakat diharapkan dapat menyikapi persoalan ini secara kritis, proporsional, dan berdasarkan fakta, sehingga nilai-nilai akademik tetap terjaga sebagai pilar penting kemajuan bangsa.