Lambeturah.co.id - Seorang pria lanjut usia bernama Ikhsan (83) ditemukan tewas mengenaskan di kebun miliknya di Desa Pengarasan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Korban diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, Nasiun (57).

Jasad korban ditemukan pada Sabtu (10/10) pagi dengan sejumlah luka serius di bagian kepala dan leher. Salah satu tangan korban juga mengalami luka parah hingga nyaris putus.

Kapolsek Bantarkawung, Iptu Dwi Utomo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, pihak kepolisian belum memberikan keterangan terperinci karena masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kejadian.

"Nggih (benar). Ini masih di lapangan, penanganan," kata Dwi saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (10/10).

Kepala Desa Pengarasan, Ahmad Nirom, mengatakan korban ditemukan tergeletak di kebun miliknya sekitar pukul 08.00 WIB. Kondisi korban saat ditemukan cukup mengenaskan akibat sejumlah luka yang dideritanya.

"Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan, korban tergeletak dengan luka pada bagian kepala dan leher. Salah satu tangannya juga mengalami luka parah hingga nyaris putus," jelas Nirom.

Anak Kandung Diduga Jadi Pelaku

Nirom menyebut Nasiun, anak kandung korban yang berusia 57 tahun, diduga kuat terlibat dalam pembunuhan tersebut. Dugaan itu muncul setelah Nasiun mengaku telah membacok ayahnya kepada Nirom.

Menurut Nirom, saat kejadian dirinya sedang berada di sawah. Ia kemudian mendapat telepon dari istrinya yang mengabarkan kedatangan Nasiun ke rumah.

Setelah kembali ke rumah, Nirom mengaku mendapat pengakuan langsung dari Nasiun mengenai perbuatannya terhadap sang ayah.

"Saat itu lagi di sawah saat Nasiun ke rumah. Saya ditelepon istri soal kedatangan Nasiun ke rumah. Setiba saya di rumah, Nasiun mengaku telah membacok ayahnya," kata Nirom.

Saat ini, Nasiun telah diamankan di Polsek Bantarkawung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap secara pasti kronologi dan motif dugaan pembunuhan terhadap Ikhsan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari kepolisian mengenai motif di balik peristiwa tragis tersebut.