Lambeturah.co.id – Kebakaran terjadi di Mal Nipah, Makassar, Sulawesi Selatan. Kobaran api sempat membuat suasana di sekitar pusat perbelanjaan tersebut panik. Namun, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada Minggu (9/8/2026) malam. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan.
Sebanyak 30 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memastikan api tidak semakin meluas.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar Fadli Wellang mengatakan api berhasil dikuasai sekitar 15 hingga 20 menit setelah proses pemadaman dilakukan.
"Pemadaman kurang lebih hampir 15 sampai 20 menit. Api kemudian bisa dikuasai," kata Fadli.
Kebakaran disebut terjadi di bagian lantai 3 dan 4 Mal Nipah. Area tersebut diketahui digunakan sebagai tempat penampungan barang.
Meski api sempat membesar, kobaran tidak sampai merembet ke area pertokoan di dalam mal.
Pihak pengelola gedung juga disebut telah melakukan upaya pemadaman sebelum petugas Damkarmat tiba di lokasi.
"Pengelola gedung sudah berusaha juga untuk memadamkan," ujar Fadli.
Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada lampu atau neon box. Kendati demikian, penyebab tersebut masih bersifat sementara.
Petugas masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber api dan penyebab pasti kebakaran.
"Dugaan penyebab sementara ini korslet lampu. Iya, itu korslet lampu di situ, di neon box. Infonya sementara itu, tapi ini mesti dilakukan penyelidikan lagi," jelas Fadli.
Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Petugas juga memastikan api telah berhasil dipadamkan sehingga tidak lagi mengancam area sekitar.
Akses lalu lintas di depan Mal Nipah sempat ditutup sementara untuk memudahkan proses pemadaman dan mobilisasi puluhan armada Damkarmat.
Setelah api berhasil dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali menyala.
Penyebab pasti kebakaran kini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.





