Lambeturah.co.id - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan Citayam, Depok, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026) sore, menyebabkan atap seng rumah warga terbang hingga masuk ke jalur kereta api. Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan Commuter Line lintas Bogor.

Material atap seng itu bahkan tersangkut di bagian kolong rangkaian kereta yang melintas di lokasi. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Citayam, tepatnya di depan Ruko Citayam Center, sebelum Stasiun Citayam.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi adanya material atap yang masuk ke area jalur kereta.

Petugas pengamanan dari Stasiun Citayam kemudian dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi seng yang terbawa angin tersebut.

"Selanjutnya petugas pengamanan dari Stasiun Citayam menuju ke lokasi untuk membantu evakuasi atap seng tersebut dan pada pukul 15.26 KA 1314 sudah kembali melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bogor," ujar Leza.

Setelah rangkaian KA 1314 tiba di Stasiun Bogor, petugas teknisi melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat insiden tersebut.

"Berdasarkan pemeriksaan lanjutan oleh petugas teknisi di Stasiun Bogor, tidak terdapat adanya kerusakan dan dapat kembali melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Leza memastikan rangkaian kereta tidak mengalami kerusakan sehingga dapat kembali beroperasi seperti biasa.

Akibat kejadian itu, KA 1314 tercatat mengalami keterlambatan selama tiga menit. Meski demikian, penanganan dapat dilakukan dengan cepat sehingga tidak berlangsung lama.

KAI Commuter menyatakan perjalanan Commuter Line telah kembali normal pada pukul 15.55 WIB.

Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak cuaca ekstrem, terutama hujan deras dan angin kencang yang dapat menyebabkan benda-benda di sekitar permukiman terbawa hingga ke jalur transportasi.