Lambeturah.co.id – Kasus dugaan pelanggaran kode etik yang menyeret oknum anggota DPRD Kota Semarang berinisial YY terus menggelinding di Badan Kehormatan (BK).
Di hadapan majelis pemeriksa, YY melalui kuasa hukumnya, Zainal Petir, membantah keras seluruh tudingan tersebut, termasuk isu viral yang menyebut dirinya mengunjungi tempat spa plus-plus.
Pihak pembela menegaskan destinasi kebugaran yang dikunjungi politisi itu merupakan tempat refleksi resmi dan legal yang mengantongi izin operasional dari Pemerintah Kota Semarang. Kedatangan YY ke lokasi diklaim murni untuk melepas penat atau relaksasi.
"Saya sudah tanyakan kepada pengelola spa-nya. Keliru kalau ngomong itu spa plus-plus, pasti sudah ditutup oleh Pemkot. Itu untuk kebugaran, punya izin, dan terapisnya profesional. Kedatangan Pak Yosi (YY) hanya untuk relaksasi," kata Zainal Petir dikutip pada Sabtu (12/7/2026).
Selain menghadapi pusaran sidang etik di internal dewan, kubu YY juga mengumumkan bahwa akun Instagram pribadi milik sang legislator terindikasi kuat telah diretas oleh pihak luar yang tidak bertanggung jawab sejak Kamis (9/7/2026) siang.
Setelah penguasaan akun secara ilegal tanpa notifikasi email tersebut, nama profil Instagram milik YY secara sepihak diubah oleh peretas menjadi nama bernada provokatif, yakni "Bolone PSK". Tak hanya itu, pelaku pembajakan juga mengunggah deretan gambar tidak senonoh yang dinilai menjijikkan dan merusak reputasi sang pejabat.
Atas insiden kejahatan siber itu, YY berencana mengambil langkah hukum dengan membuat laporan resmi ke Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah dalam waktu dekat.





