Lambeturah.co.id - Tangisan histeris mewarnai penangkapan seorang pria berinisial JA (32), warga Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran, Situbondo. Pria yang diduga kuat sebagai dalang maraknya pencurian mesin pompa air milik para petani ini tak berkutik saat diamankan warga pada Senin (30/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Tangis JA makin menjadi-jadi ketika hendak diangkut oleh aparat kepolisian. Padahal, aksi kejahatannya telah meresahkan masyarakat dan memicu kerugian besar bagi puluhan petani di wilayah tersebut.

Aksi Kepergok di Tengah Sawah

Penangkapan bermula saat warga memergoki JA tengah beraksi di kawasan Asta, Desa Olean, Kecamatan Situbondo. Terduga pelaku kemudian digiring ke Kantor Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Kepala Desa Duwet, Adi Candra Karisma, mengonfirmasi insiden penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keresahan warga akibat hilangnya mesin pengairan sawah sudah berlangsung cukup lama.

"Petani yang sudah melapor kehilangan mesin pompa air ke polisi itu ada sebanyak 22 orang," ujar Adi.

Sebelum digelandang ke Polsek Panarukan, petugas kepolisian membawa JA kembali ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Proses olah TKP ini turut disaksikan oleh kepala desa, perangkat desa, serta para petani yang menjadi korban.

Diperiksa Intensif Kepolisian

Kapolsek Panarukan, AKP Harsono, membenarkan penyerahan terduga pelaku oleh warga dan pihak Pemerintah Desa Duwet. Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi pencurian tersebut.

"Iya benar, saat ini terduga pelaku masih diperiksa secara intensif oleh anggota," tegas Harsono.