Lambeturah.co.id - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menceritakan proses negosiasi BBM dari Afrika ketika Selat Hormuz ditutup. Ia bercanda bahwa warna kulit yang sama dengan pejabat Afrika memudahkannya dalam melobi.

Saat perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel berkecamuk, Selat Hormuz ditutup Teheran. Impor minyak dari Timur Tengah dialihkan ke beberapa negara di Afrika.

"Untung saja di Afrika itu kan model pejabatnya seperti orang Papua. Hitam seperti saya. Jadi pada saat saya Zoom sama mereka, mereka pikir mungkin kita ini satu keluarga. Jadi dikasih juga gitu kan. Di Afrika, di Angola gitu," kata Bahlil dalam sambutannya saat melantik pengurus DPD Golkar Aceh di Banda Aceh, pada Sabtu (11/7/2026).

"Bayangkan kalau saya putih, tidak percaya mereka kan gitu. Jadi ada untungnya juga jadi bolu ketan itu. Ada untungnya juga. Jadi negosiasi minyak kita, itu alhamdulillah kita bisa dapat dari Afrika, dari beberapa negara di Amerika Latin," pungkasnya.