Lambeturah.co.id - Sebuah aksi nekat seorang mahasiswa Universitas Mataram (UNRAM) mendadak viral di media sosial. Mahasiswa tersebut dengan berani menerobos ketatnya pengamanan paspampres demi mencegat iring-iringan mobil Presiden RI, Prabowo Subianto, yang sedang dalam perjalanan menuju peresmian Bendungan Meninting.

Aksi dramatis ini terekam kamera dan pertama kali menjadi sorotan setelah diunggah oleh akun Facebook Deddy Ozil Kaldera, yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial lainnya.

Dalam video dan laporan yang beredar, mahasiswa tersebut tampak berhasil mendekati mobil kepresidenan yang sedang melintas pelan. Tanpa ragu, ia langsung menyerahkan selembar kertas yang diketahui berisi dokumen kajian strategis serta daftar tuntutan dari aspirasi mahasiswa.

Presiden Prabowo Subianto yang berada di dalam mobil pun terlihat menyambut dokumen tersebut langsung dari tangan sang mahasiswa sebelum petugas pengamanan bergerak menjauhkannya dari badan jalan.

Menyuarakan Aspirasi Lewat Lembaran Kajian

Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian pasti mengenai poin-poin lengkap dari tuntutan yang tertulis dalam kertas tersebut. Namun, aksi ini diduga kuat merupakan bentuk kekecewaan atau desakan mahasiswa terkait isu-isu lokal di Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun kebijakan nasional yang ingin mereka sampaikan langsung tanpa perantara.

Meskipun dinilai membahayakan keselamatan diri dan melanggar protokol pengamanan VVIP, aksi nekat mahasiswa UNRAM ini justru menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak yang memuji keberaniannya dalam menyampaikan aspirasi rakyat secara langsung, sementara sebagian lainnya menyayangkan cara yang dipilih karena risiko keamanan yang cukup tinggi.

Agenda kunjungan Presiden Prabowo sendiri ke Lombok diketahui salah satunya adalah untuk meresmikan Bendungan Meninting, sebuah proyek infrastruktur strategis yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air dan irigasi di wilayah tersebut.