Lambeturah.co.id - Warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, sempat dibuat panik oleh penemuan sosok yang dikira mayat di area persawahan. Setelah diperiksa, pria tersebut ternyata masih hidup dan dalam kondisi mabuk berat.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah warga menemukan seorang pria tergeletak di tengah sawah. Kondisinya yang tidak bergerak membuat warga menduga pria tersebut telah meninggal dunia.

Informasi mengenai kejadian tersebut beredar melalui Sosial Media yang diunggah akun Instagram @batanghelp. Dalam unggahannya disebutkan warga sempat geger karena mengira menemukan sesosok mayat di area persawahan.

Setelah dilakukan pengecekan, pria tersebut ternyata bukan korban meninggal dunia. Ia disebut tengah dalam kondisi mabuk berat setelah berkaraoke bersama seorang rekan perempuan.

Pria tersebut diduga mengalami halusinasi dan merasa sedang dikejar-kejar orang. Dalam kondisi tersebut, dia kemudian berlari hingga akhirnya terkapar di tengah sawah dan kehilangan kesadaran.

Warga yang menemukan pria tersebut sempat semakin panik ketika melihat kondisi tubuhnya yang membujur dan kaku. Karena mengira pria itu telah meninggal dunia, warga bahkan menutupi tubuhnya menggunakan daun pisang layaknya jenazah.

Warga kemudian menghubungi layanan darurat untuk mendapatkan pertolongan.

Situasi yang awalnya berlangsung dramatis justru berubah menjadi momen yang mengundang gelak tawa.

Pria tersebut tiba-tiba siuman dan bangun sendiri dari posisi terbaringnya. Warga yang sebelumnya mengira menemukan korban meninggal dunia pun akhirnya mengetahui bahwa pria tersebut masih hidup.

Dari informasi yang beredar, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan konsumsi minuman beralkohol hingga membuat pria itu kehilangan kendali dan kesadaran.

Meski berakhir dengan situasi yang mengundang tawa, kejadian tersebut menunjukkan risiko ketika seseorang berada dalam kondisi mabuk berat. Kehilangan kesadaran dan kontrol diri dapat membuat seseorang berada dalam situasi berbahaya, termasuk tersesat atau terjatuh di lokasi yang berisiko.