Lambeturah.co.id – Sebuah toko kelontong Madura bernama Toko Madura Santoso yang berlokasi di Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diduga mengalami aksi intimidasi dari sekelompok orang pada Rabu (22/7/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Peristiwa tersebut mendadak tular (viral) di media sosial setelah video rekaman kejadian beredar luas. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram/Threads @madurasatu_, terlihat sejumlah orang mendatangi toko tersebut dan mendesak penjaga toko untuk menghentikan operasional usahanya.
Berdasarkan pengakuan penjaga toko, sekelompok orang tersebut meminta toko segera ditutup. Alasan di balik penutupan paksa itu diduga karena pemilik Toko Madura Santoso tidak terdaftar atau tidak bergabung dalam paguyuban toko kelontong Madura wilayah Yogyakarta.
Aksi yang dinilai meresahkan ini memicu beragam reaksi keras dari warganet. Banyak masyarakat yang menyayangkan tindakan intimidasi tersebut dan mendesak pihak kepolisian setempat turun tangan untuk mengusut tuntas serta memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha kecil di wilayah Bantul.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pengurus paguyuban terkait mengenai tindak lanjut atas dugaan intimidasi tersebut.





