Lambeturah.co.id - Dalam video tersebut, sang pemilik warung bakso menunjukkan kondisi warung sederhananya sembari merinci perhitungan pendapatan usahanya yang dinilai tidak sebanding dengan besaran pajak yang ditagihkan.

Menurut penjelasannya, penghasilan kotor (omset) warungnya rata-rata berkisar Rpl juta per hari saat kondisi ramai, dengan harga bakso Rp10.000 per porsi (setara 100 porsi per hari) Dalam sebulan, omset kotor warung baksonya berkisar Rp9 juta.

"Penghasilan cuma kisaran Rp 1 juta per hari, itu kotor untuk modal jualan. Pedagang tersebut menilai beban pajak sebesar Rp 6 juta per bulan sangat tidak masuk akal bagi usaha kelas menengah ke bawah seperti warung miliknva" katanya.

Sontak saja video itu membuat sejumlah netizen ramai memberikan beragam komentarnya.

"Gilaaa itu sih" kata netizen.

"Pada nyesel milih presidenkan" timpal netizen lainnya.

"Bangsaadss" sahut netizen lagi.