Lambeturah.co.id - Fenomena menarik terjadi di industri pegadaian, barang-barang mewah seperti jam tangan Rolex, tas Hermes, hingga berlian mulai masuk sebagai jaminan untuk mendapatkan dana tunai.

PT Budi Gadai Indonesia bahkan mencatat menerima jaminan berlian dengan bunga 3% untuk tenor 30 hari.

Lantas apakah ini tanda kelas atas RI sedang tertekan finansial? Jawabannya tidak sesederhana itu.

Di satu sisi, bisa jadi kelompok kaya mengalami tekanan likuiditas karena aset mereka banyak tertahan di properti, bisnis, dan investasi jangka panjang yang sulit dicairkan cepat.

Di sisi lain, gadai bisa menjadi strategi finansial yang cerdas. Aset tetap dimiliki, namun pemilik bisa mendapat likuiditas instan tanpa harus menjual.

Head of Macroeconomic and Financial Market Research Permata Bank Faisal Rachman menyebut fasilitas gadai dapat dimanfaatkan sebagai instrumen memperoleh dana tunai cepat tanpa harus melepas aset tersebut.

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet juga menilai ada pergeseran cara pandang, masyarakat mulai melihat barang mewah sebagai sumber likuiditas untuk kebutuhan jangka pendek atau modal usaha.

Artinya, Rolex dan Hermes yang digadaikan belum tentu tanda bangkrut, melainkan tanda pemiliknya semakin paham menjadikan aset mewah sebagai aset produktif, meski tren ini tetap perlu dicermati jika terus meningkat bersama pelemahan indikator ekonomi lain.