Lambeturah.co.id - Warga di kawasan Kampung Tua Baru Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dibuat resah oleh dugaan pencurian ban mobil yang terjadi selama dua hari berturut-turut. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah unggahan salah seorang warga viral di media sosial.

Dalam unggahannya, pemilik akun meminta perhatian masyarakat dan aparat kepolisian agar dugaan pencurian tersebut segera ditindaklanjuti. Ia mengaku kehilangan ban mobil di kawasan tersebut dalam dua hari berturut-turut.

"Bantu up dong warga Batam biar viral, udah sangat meresahkan sekali ini dalam dua hari berturut-turut ban mobil hilang di daerah Kampung Tua, Baru Besar, Nongsa," tulis pemilik akun, seperti dilihat detikSumut, Sabtu (17/10/2026).

Pemilik akun berharap kejadian serupa tidak terus berulang dan pelaku segera ditangkap. Ia juga meminta aparat kepolisian mengusut dugaan pencurian yang dinilai telah meresahkan warga setempat.

Unggahan tersebut turut disertai foto sebuah mobil berwarna gelap yang tampak kehilangan salah satu rodanya. Kendaraan itu terlihat ditopang pada bagian bawah setelah rodanya tidak lagi terpasang.

Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Ban Mobil

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari warga dan kini tengah melakukan penyelidikan.

"Kami sedang melakukan penyelidikan, kami telah mendapatkan laporan dari warga atas kejadian ini," kata Eko.

Polisi juga telah mendatangi lokasi yang dilaporkan menjadi tempat hilangnya ban mobil. Penanganan dilakukan oleh jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) bersama Bhabinkamtibmas setempat.

Eko berharap penyelidikan yang sedang berjalan dapat segera mengungkap dugaan pencurian tersebut.

"Kita sudah turunkan Bhabinkamtibmas dan Reskrim ke lokasi, semoga cepat terungkap," ujarnya.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut. Warga berharap aparat dapat segera menemukan pelaku agar dugaan pencurian ban mobil tidak kembali terjadi di kawasan Nongsa, Batam.