Lambeturah.co.id - Nasib apes menimpa seorang pengunjung arena permainan Playtopia Sport, Lippo Mall Puri, Jakarta Barat. Ponsel yang baru saja dibelikannya untuk sang istri raib diduga digondol komplotan pencuri yang memanfaatkan anak di bawah umur.
Kejadian bermula saat korban tengah sibuk melayani konsultasi pasien via telepon. Karena situasi tersebut, ia tak sengaja meletakkan ponselnya di area permainan tanpa dimasukkan ke dalam kantong. Kelalaian sesaat itu langsung dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengembat ponsel bernilai tersebut.
Peristiwa ini menjadi viral setelah korban membagikan kisah pahitnya di media sosial Threads pada Senin (2/11/2026). Dalam unggahannya, korban membagikan rekaman rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik pengambilan ponsel.
"Definisi abis beliin HP istri, HP dia dicolong bocah. Hati-hati ya kejadiannya di Lippo Mall Puri Playtopia Sport," tulis korban dalam unggahannya.
Aksi Komplotan Satu Keluarga dan Penanganan yang Lambat
Mirisnya, hasil penelusuran rekaman CCTV menunjukkan bahwa anak di bawah umur tersebut tidak beraksi seorang diri. Pihak manajemen mall mengonfirmasi bahwa bocah tersebut merupakan bagian dari komplotan yang beroperasi bersama kedua orang tuanya.
"Pihak @lippomalpuri info kalau hasil penelusuran CCTV anak itu beroperasi bersama bapak dan ibunya (sesuai prediksi). Makin miris ya, orang tua rela nyuruh anaknya untuk berbuat seperti itu," ungkap korban.
Selain menyayangkan aksi tidak terpuji komplotan keluarga tersebut, korban juga menyuarakan kekecewaannya terhadap respons pihak keamanan mall yang dinilai lambat dan tidak profesional. Korban mengaku sempat dihalangi saat hendak melihat rekaman CCTV.
"Awal saya mau lihat CCTV dihalangi, akhirnya saya maksa dan langsung ketahuan cepat itu orang yang ambil. Tapi setelah itu tidak ada tindakan apa-apa, lalu kita lapor ke security lain, disuruh laporan ke helpdesk, baru disisir," terangnya. Penanganan yang memakan waktu hingga hampir satu jam tersebut dinilai sudah terlambat untuk menangkap pelaku di lokasi.
Korban Malah Diminta Takedown Video
Tak berhenti di situ, pengunggah juga mengaku sempat diamuk oleh pihak petugas Playtopia yang meminta agar video kejadian tersebut dihapus (takedown) dari media sosial dengan alasan ditegur oleh atasan.
"Security Playtopia-nya marah-marah minta takedown videonya. Lah saya share kan biar kejadian begini tidak terjadi lagi sama yang lain. Kita sudah kehilangan masa kena omel juga," tambahnya.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar selalu waspada dan menjaga barang-barang berharga saat berada di area publik maupun arena bermain anak, serta menjadi catatan evaluasi bagi pengelola tempat umum dalam penanganan tindak kriminalitas.





