Lambeturah.co.id – Sebuah unggahan di media sosial mendadak menjadi perhatian warganet setelah memperlihatkan kisah seorang pekerja tambang yang disebut-sebut menerima transfer uang dalam jumlah fantastis akibat kesalahan pengiriman dana perusahaan.
Dalam unggahan yang beredar dan dikutip kembali pada Senin (2/11/2026), pekerja tersebut dikabarkan menerima uang sebesar Rp9,15 miliar yang diduga merupakan dana pembayaran gaji seluruh karyawan. Namun, alih-alih masuk ke rekening masing-masing pegawai, dana tersebut justru disebut salah ditransfer ke satu rekening pribadi milik pekerja tambang tersebut.
Kejadian ini semakin menarik perhatian setelah beredar tangkapan layar yang memperlihatkan puluhan panggilan tak terjawab dari sejumlah pihak perusahaan, mulai dari pimpinan atau Pak Bos, bagian Human Resources Development (HRD), hingga bagian keuangan.
Bahkan, dalam gambar yang beredar, terlihat terdapat 43 panggilan tak terjawab dari kontak Pak Bos dan 38 panggilan dari HRD. Sementara itu, bagian Finance juga disebut turut berupaya menghubungi pekerja yang bersangkutan.
Situasi tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan warganet. Banyak yang membayangkan bagaimana suasana di kantor ketika pihak perusahaan menyadari adanya kesalahan transfer dengan nominal mencapai miliaran rupiah.
Tidak sedikit pula yang melontarkan komentar bernada humor mengenai posisi pekerja tersebut yang mendadak menjadi orang paling dicari oleh berbagai bagian perusahaan.
Meski demikian, hingga kini informasi mengenai kronologi kejadian, identitas pekerja, lokasi perusahaan, serta kebenaran nominal transfer tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Belum diketahui pula apakah dana tersebut benar-benar merupakan kesalahan transfer pembayaran gaji karyawan atau hanya konten yang dibuat untuk hiburan media sosial.





