Lambeturah.co.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Senin (17/8/2026), tercatat sebanyak 68 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Selain korban jiwa, sebanyak 213 orang mengalami luka-luka. Para korban luka masih mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang masih beroperasi di wilayah terdampak.

Gempa dengan kekuatan besar tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Ribuan rumah dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan sebagian di antaranya roboh akibat guncangan kuat.

Kondisi tersebut membuat sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tim penanganan bencana saat ini terus melakukan pendataan terhadap korban serta kerusakan yang terjadi di berbagai wilayah terdampak.

Sementara itu, distribusi bantuan bagi para penyintas terus dilakukan. Tim logistik memprioritaskan penyaluran kebutuhan dasar, mulai dari tenda, makanan siap saji hingga perlengkapan medis.

Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian sekaligus mendukung proses penanganan korban gempa.