Lambeturah.co.id – Jika biasanya kawasan industri Cikarang identik dengan kemacetan akibat jepitan truk kontainer, bus jemputan karyawan, atau volume kendaraan bermotor yang membludak, kali ini ada pemandangan beda dari yang lain. Jalanan Cikarang mendadak lumpuh total bukan karena kecelakaan atau perbaikan jalan, melainkan aksi santai sesosok "penguasa" jalanan baru.

Berdasarkan unggahan akun Threads @indahkusuma_pratiwii, terekam momen menggelitik sekaligus bikin elus dada saat arus lalu lintas terhenti akibat sekawanan sapi yang asyik melintas. Tak cuma sekadar lewat, salah satu sapi bahkan dengan santainya memutuskan untuk "rebahan" tepat di tengah ruas jalan.

Pemandangan ini sontak membuat para pengguna jalan, mulai dari pengendara motor hingga mobil, mendadak mati kutu. Tak ada satu pun pengendara yang berani mengklakson kencang, apalagi mengusir paksa hewan memamah biak tersebut.

"Hanya di Cikarang macet karena sapi lewat, sapi tiduran dan tak ada yang berani ngusir. Kalau nabrak auto ganti 7 turunan kayaknya," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya.

Ketakutan para pengendara tentu bukan tanpa alasan. Selain risiko kerugian materiil jika terjadi benturan, mitos ganti rugi berlipat-lipat saat menabrak hewan ternak—terutama sapi—sudah jadi rahasia umum yang menyelimuti ingatan para pengguna jalan di Indonesia. Alhasil, daripada ketiban apes "ganti rugi 7 turunan", para pengendara memilih mengalah dan menunggu sang "raja jalanan" menyelesaikan jam istirahatnya.

Unggahan tersebut langsung memancing beragam reaksi kocak dari warganet. Banyak yang heran sekaligus terhibur melihat momen langka kawasan industri Cikarang yang biasanya sibuk dan keras, mendadak redup dan tunduk hanya karena seekor sapi yang sedang mager (malas gerak).

Hingga saat ini, video tersebut masih terus dibanjiri komentar dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Satu hal yang pasti: di Cikarang, kasta tertinggi jalanan saat ini tampaknya resmi dipegang oleh sang sapi!