Lambeturah.co.id - Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajak seluruh masyarakat di provinsi itu untuk merawat perdamaian yang sudah terbina dengan semangat persaudaraan.
"Mari kita rawat perdamaian ini dengan persaudaraan. Jangan kita wariskan luka kepada anak cucu. Wariskanlah kepada mereka Aceh yang aman, bermartabat, maju, dan penuh kasih sayang," kata Muzakir Manaf di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat malam.
Ia menjelaskan perdamaian sebagai jalan untuk memperkuat pendidikan, meningkatkan
kesejahteraan, membuka lapangan pekerjaan, menjaga agama dan budaya, serta membangun Aceh dengan semangat kebersamaan.
"Mari kita memohon kepada Allah agar Aceh senantiasa berada dalam lindungan-Nya,
dijauhkan dari segala perpecahan, permusuhan, bencana, dan marabahaya; serta dianugerahi keamanan, persatuan, kemakmuran, dan keberkahan. Amin Ya Rabbal’alamin," tambahnya.
Zikir dan doa Bersama yang dipimpin Tgk. Jamaluddin Rasyid diikuti seribuan masyarakat, santri dan turut dihadiri pejanat di lingkungan Pemerintah Aceh, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris dan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal.
Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Tgk H Muhammad Ali atau yang akrab dikenal Abu Paya Pasie dalam tausiahnya juga mengajak masyarakat Aceh untuk bersyukur atas nikmat perdamaian dan kemerdekaan yang telah Allah berikan.
"Nikmat perdamaian yang kita rasakan ini harus kita jaga dan syukuri. Perdamaian telah membuat daerah kita yang dulu miskin sekarang menjadi kaya," katanya.
"Mari kita terus bersyukur akan nikmat menjadi manusia dan jangan pernah melupakan perintah Allah. Jika kita kufur nikmat, maka Allah akan memberikan teguran," pungkasnya.





