Lambeturah.co.id - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Rabu (16/9/2026). Letusan terjadi pada pukul 10.34 WIB dengan kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut.
Badan Geologi melaporkan kolom abu hasil erupsi Gunung Semeru berwarna putih hingga kelabu. Abu vulkanik terpantau mengarah ke timur laut dengan intensitas tebal.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut," demikian laporan Badan Geologi, Rabu (16/9).
Aktivitas erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter. Durasi letusan tercatat berlangsung selama 130 detik.
Erupsi Gunung Semeru pada Rabu tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur, itu juga mengalami erupsi pada pukul 07.53 WIB, 05.03 WIB, dan 00.34 WIB.
Gunung Semeru saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Status tersebut pertama kali ditetapkan pada 16 Desember 2021.
Sejak penetapan status tersebut, aktivitas vulkanik Gunung Semeru terus mengalami dinamika. Status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu beberapa kali berubah antara Level IV (Awas) dan Level III (Siaga), mengikuti perkembangan aktivitas vulkaniknya.
Gunung Semeru juga menjadi salah satu gunung api yang tercatat aktif mengalami erupsi dalam beberapa bulan terakhir. Masyarakat di sekitar kawasan Semeru diimbau tetap memperhatikan informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi terkait aktivitas vulkanik gunung tersebut.





