Lambeturah.co.id - Seorang pria lanjut usia bernama Hadi Suyipto alias Kelik (75) di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, nekat membacok dua orang tetangganya hingga mengalami luka serius. Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena mengalami halusinasi dan melihat korban seperti sosok Genderuwo.

Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Kristofel, mengatakan pengakuan tersebut masih didalami oleh penyidik. Menurutnya, pelaku mengklaim melihat korban sebagai makhluk gaib sehingga spontan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

"Menurut pengakuan pelaku, dirinya mengalami halusinasi. Pelaku mengaku melihat korban seperti Genderuwo atau hantu sehingga langsung menyerang dengan senjata tajam," kata Ivan, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif pasti di balik peristiwa tersebut. Penyidik akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melibatkan psikolog untuk mengetahui kondisi kejiwaan pelaku saat kejadian berlangsung.

Ivan menjelaskan, sejauh hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan adanya konflik maupun permasalahan pribadi antara pelaku dan para korban.

"Kondisi pelaku masih terus kami dalami karena faktor usia yang sudah lanjut. Kami juga akan melibatkan psikolog dalam proses pemeriksaan," ujarnya.

Saat ini, Hadi Suyipto telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Abung Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Diketahui, korban dalam peristiwa tersebut adalah Muqosim (74) dan anaknya, Nur Zubaidah (38). Insiden penganiayaan terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di kediaman korban yang berada di Dusun Gunung Labuhan, Desa Tanjung Iman, Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara.

Polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti untuk mengungkap secara jelas penyebab terjadinya aksi pembacokan tersebut.