Lambeturah.co.id - Kisah seorang ibu muda yang mengaku tetap hamil meski rutin menggunakan alat kontrasepsi (KB) tengah menjadi perhatian di media sosial. Ia bahkan mengaku sempat mengonsumsi pil KB, tetapi hasil tes kehamilan justru menunjukkan dua garis.

Kisah tersebut dibagikan melalui sebuah video dengan tulisan “POV takut hamil”. Dalam video itu, sang ibu menceritakan pengalamannya setelah mengetahui dirinya kembali mengandung.

Sebagaimana dikutip dari unggahan video yang beredar di media sosial, dikutip pada Minggu (4/10/2026), ibu tersebut mengaku sudah berusaha mencegah kehamilan dengan menggunakan KB secara rutin.

Namun, meski merasa telah menggunakan KB tanpa terlewat, ia tetap mendapati hasil tes kehamilan menunjukkan positif.

“Sudah rutin KB tanpa bolong, hasilnya tetap garis dua,” demikian keterangan yang tercantum dalam unggahan tersebut.

Sang ibu awalnya tidak menaruh curiga terhadap perubahan kondisi tubuhnya. Ia mengalami sejumlah gejala seperti mual, pusing, dan lemas yang berlangsung selama hampir 10 hari.

Kondisi tersebut sempat membuatnya mengira dirinya hanya mengalami masuk angin. Ia bahkan sempat mengonsumsi obat karena mengira keluhan yang dialaminya bukan sesuatu yang berkaitan dengan kehamilan.

Namun, setelah beberapa hari, kondisinya tak kunjung mengalami perubahan.

Kecurigaan mulai muncul ketika ia teringat bahwa sudah waktunya menstruasi, tetapi haid belum juga datang.

Ia kemudian memberanikan diri melakukan tes kehamilan. Hasilnya membuatnya terkejut karena alat tes menunjukkan dua garis.

Kehamilan tersebut disebut tidak masuk dalam rencana sang ibu. Pasalnya, anak terakhirnya baru berusia satu tahun.

Dalam keterangan unggahan, disebutkan bahwa anak terakhirnya baru berusia satu tahun pada 18 September lalu.

Tak heran jika mengetahui dirinya kembali hamil membuat sang ibu merasakan berbagai emosi. Ia mengaku mengalami syok, takut hingga overthinking.

Meski demikian, setelah melewati berbagai perasaan tersebut, ia akhirnya memilih untuk pasrah dan bersyukur atas kehamilan yang dialaminya.

“Perasaannya campur aduk: syok, takut, overthinking, tapi akhirnya ia memilih pasrah dan bersyukur,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Kisah ibu muda tersebut kemudian mendapat banyak respons dari warganet. Berdasarkan keterangan pada unggahan yang beredar, videonya telah disukai lebih dari 51 ribu pengguna dan mendapatkan sekitar 11 ribu komentar.

Sejumlah netizen turut membagikan pengalaman mereka terkait penggunaan kontrasepsi maupun pengalaman mengalami kehamilan saat menggunakan KB.

Kisah tersebut pun menjadi perbincangan karena menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi tetap memiliki kemungkinan gagal. Efektivitas KB dapat berbeda-beda tergantung jenis kontrasepsi serta cara penggunaannya.

Meski begitu, belum diketahui secara pasti jenis KB yang digunakan oleh ibu tersebut maupun faktor medis yang menyebabkan kehamilan tetap terjadi.

Untuk memastikan kondisi kehamilan dan mengetahui penyebabnya, pemeriksaan serta konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan.

Meski saat ini sang ibu berusaha menerima kehamilan tersebut dengan penuh rasa syukur. Ia juga berharap dapat menjalani kehamilan hingga persalinan dengan sehat dan selamat