Lambeturah.co.id - Niat seorang pria memenuhi keinginan istrinya yang sedang hamil untuk mendapatkan buah alpukat justru berujung tragis. Maikel Sahopala meninggal dunia setelah diduga tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat hendak mengambil buah alpukat di Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 11.30 WITA. Saat kejadian, Maikel berada di lokasi bersama rekan sekaligus saudaranya untuk bekerja.

Menurut informasi yang disampaikan Camat Madidir Heimans Bidara Kansil melalui Lurah Madidir Unet Venly Karel Larepos, Maikel saat itu hendak mengambil buah alpukat yang diminta oleh istrinya yang sedang hamil.

Untuk menjangkau buah yang berada di atas pohon, korban diduga menggunakan alat berbahan besi yang disebut taso atau cungkel. Namun, alat tersebut diduga bersentuhan dengan jaringan listrik bertegangan tinggi yang berada di sekitar lokasi.

Lurah Madidir Unet Venly Karel Larepos mengatakan, dugaan korban tersengat listrik terlihat dari posisi dan kondisi korban ketika ditemukan di tempat kejadian.

"Diduga terjadi kesetrum karena tegangan tinggi. Saat dilihat di TKP, korban sementara memegang cungkel, yaitu besi taso. Ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan sekitar pukul 12.00 WITA dinyatakan meninggal dunia," ujar Venly.

Sebelum kejadian, Maikel sempat beraktivitas bersama rekannya, Salomon Kasangke. Keduanya diketahui datang ke lokasi untuk bekerja.

Sekitar pukul 11.30 WITA, Maikel sempat meminta Salomon mengambil sebuah tas yang berada di area kerja.

"Dia bilang, 'Pi ambil tas, masih banyak ini.' Kemudian saya ambil tas dan kasih kepada dia," kata Salomon.

Setelah tas diberikan, Maikel kembali melanjutkan aktivitasnya. Tidak lama kemudian, insiden terjadi hingga korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Maikel diketahui berdomisili di Menembo Atas, Kecamatan Matuari. Ia juga disebut baru beberapa hari bekerja di lokasi tersebut.

Pasca kejadian, petugas dari sejumlah instansi mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan. Tim yang terlibat antara lain Polsek Maesa, INAFIS Polres Bitung, Kodim 1310/Bitung, BPBD Kota Bitung, pemerintah Kecamatan Madidir, pemerintah Kelurahan Madidir Unet, serta PLN Kota Bitung.

Peristiwa tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman pihak terkait.