Lambeturah.co.id - Rangkaian acara puncak Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi ke-115 yang berlangsung di Solo pada Sabtu–Minggu (3–4/10/2026) sukses menyedot perhatian puluhan ribu jemaah dari berbagai daerah. Namun, di balik kemeriahan dan berkah ekonomi dari gelaran tahunan ini, penumpukan sampah di sejumlah titik lokasi menjadi tantangan yang harus segera diselesaikan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo mencatat, total sampah yang terkumpul usai pelaksanaan haul yang berlangsung selama lima hari tersebut diperkirakan mencapai 40 ton atau setara dengan 40 rit truk sampah.
Sampah didominasi oleh botol minuman bekas, gelas plastik, kantong plastik, hingga sisa makanan yang berserakan di sekitar kawasan Alun-Alun Kidul (Alkid) Solo setelah padatnya jemaah.
Guna mengembalikan kebersihan kawasan tersebut, DLH Kota Solo menerjunkan sedikitnya 120 petugas kebersihan serta 15 armada truk sampah. Sampah-sampah yang terkumpul langsung diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, bahkan turun langsung memimpin aksi kerja bakti di Alun-Alun Selatan pada Minggu (4/10/2026). Ia mengimbau seluruh pengunjung dan wisatawan untuk senantiasa menjaga kebersihan serta tidak meninggalkan sampah di lokasi acara.
"Intinya kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk segera membersihkan sampah, supaya masyarakat bisa menggunakan fasilitas lagi, UMKM bisa berdagang lagi. Jalan sudah dibuka," ujar Respati.
Respati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh jemaah yang telah meramaikan Kota Solo. Ia mengakui dampak positif acara ini terhadap perekonomian lokal sangat luar biasa, mulai dari keterisian hotel hingga rumah makan yang dipadati pengunjung.
"Alhamdulillah itu berkah, tapi ya ini, sampahnya tetap tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Mengenai proses pengolahan limbah tersebut, Respati menjelaskan bahwa pemilahan sampah dilakukan secara bertahap di TPA Putri Cempo mengingat situasi pembersihan pasca-acara yang memerlukan penanganan cepat.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Solo, Herwin Tri Nugroho, mengungkapkan bahwa volume sampah tahun ini terbilang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, bahkan berpotensi lebih tinggi karena puncak acara bertepatan dengan akhir pekan (*weekend*), sehingga jumlah jemaah yang hadir terbilang lebih masif.





