Lambeturah.co.id - Seorang perempuan asal Garut membagikan kisah yang dialaminya setelah mengaku menjadi korban dugaan penggelapan sepeda motor oleh pria yang dikenalnya melalui aplikasi Telegram. Curhatan tersebut viral di media sosial dan menjadi peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati saat menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal di dunia maya.

Berdasarkan unggahan korban, perkenalan mereka bermula dari Telegram. Hubungan keduanya kemudian semakin dekat hingga pria yang diketahui berasal dari Cileunyi, Kabupaten Bandung, datang ke Garut dengan menumpang bus.

Korban mengaku pada Sabtu lalu sang pria menghubunginya dan mengaku sedang memiliki masalah keluarga sehingga memutuskan meninggalkan rumah. Selama berada di Garut, korban mengaku membantu memenuhi kebutuhan pria tersebut.

Komunikasi keduanya disebut masih berjalan normal hingga Kamis. Bahkan, korban mengaku sempat bertemu dan mengantar pria tersebut ke tempat kerjanya seperti biasa.

Namun, pada Kamis sore, saat korban mendatangi tempat tinggal pria itu, ia terkejut karena sepeda motor miliknya sudah tidak berada di lokasi. Tak hanya itu, seluruh barang-barang milik pria tersebut juga disebut telah kosong dari tempat tinggalnya.

Beberapa saat kemudian, korban menerima pesan yang meminta foto KTP serta bukti transaksi pembelian sepeda motor. Tak lama setelah itu, korban memperoleh informasi bahwa motor miliknya diduga telah ditawarkan untuk dijual, baik secara langsung dari mulut ke mulut maupun melalui marketplace.

Merasa menjadi korban dugaan penggelapan, korban kemudian membagikan kisahnya melalui media sosial. Ia berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan pria tersebut maupun sepeda motor miliknya dapat segera memberikan informasi agar kendaraan itu dapat ditemukan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial maupun aplikasi perpesanan, serta tidak mudah memberikan kepercayaan, terutama yang berkaitan dengan aset berharga.