Lambeturah.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan suasana Pasar Mardika, Ambon, Maluku, viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah mama-mama penjual sayur tampak kompak mengenakan jersey berwarna oranye khas Tim Nasional Belanda.
Video yang diunggah di TikTok itu disertai tulisan, "Beli di langganan ❌, Beli di fans Belanda 🇳🇱✅".
Aksi para pedagang itu menarik perhatian warganet karena dilakukan bertepatan dengan bergulirnya Piala Dunia 2026. Banyak pembeli sengaja mendatangi lapak-lapak yang dihiasi nuansa oranye sebagai bentuk dukungan sekaligus ikut meramaikan euforia turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Bagi masyarakat Ambon dan Maluku, dukungan terhadap Timnas Belanda bukanlah hal baru. Kecintaan tersebut memiliki akar sejarah yang panjang sejak masa kolonial Belanda. Hubungan historis itu membuat sebagian masyarakat Maluku memiliki ikatan emosional dengan Negeri Kincir Angin, yang kemudian turut tercermin dalam dukungan mereka terhadap tim nasional Belanda di berbagai ajang sepak bola internasional.
Tak heran, setiap kali Belanda tampil di Piala Dunia maupun turnamen besar lainnya, suasana di sejumlah wilayah Maluku berubah menjadi lautan oranye. Mulai dari pemasangan bendera, penggunaan atribut Timnas Belanda, hingga para pedagang yang mengenakan jersey oranye saat berjualan.
Fenomena itu kembali terlihat pada Piala Dunia 2026. Dalam video yang beredar, para mama-mama penjual sayur tampak antusias mengenakan seragam Belanda sambil tetap melayani pembeli seperti biasa. Momen tersebut pun menuai beragam komentar positif dari warganet yang menganggap tradisi itu sebagai bagian dari warna budaya sepak bola di Indonesia.
Banyak warganet menilai dukungan masyarakat Maluku kepada Belanda bukan sekadar soal memilih tim favorit, melainkan juga merupakan bagian dari sejarah dan tradisi yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.





