Lambeturah.co.id - Seorang ibu hamil di Distrik Panggema, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dilaporkan meninggal dunia usai diduga tidak sempat mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kondisi ini terjadi akibat terkendalanya akses transportasi udara menuju fasilitas kesehatan yang memiliki layanan lebih memadai.

Informasi mengenai peristiwa itu beredar melalui unggahan akun Facebook Marthen Aliknoe dan turut dibagikan oleh sejumlah akun media sosial, termasuk An Michael dan Info Jayapura.

Akibatnya, proses rujukan medis tidak dapat dilaksanakan mengingat tidak ada satupun operator penerbangan yang berani melayani akibat tidak adanya jaminan keamanan pasca meninggalnya Pilot Capt. Nicholas F Gosselin.

Kondisi itu menyebabkan ibu hamil yang disebut dalam unggahan bernama Nehe tidak sempat memperoleh penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan pelayanan persalinan lebih lengkap.

Peristiwa ini kembali menyoroti tantangan besar pelayanan kesehatan di wilayah pedalaman Papua.

Di banyak distrik pegunungan, transportasi udara menjadi satu-satunya akses untuk merujuk pasien dalam kondisi darurat.

Ketika operasional penerbangan terganggu akibat situasi keamanan, masyarakat sipil yang membutuhkan pertolongan medis cepat menjadi pihak yang paling terdampak.

Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Dinas Kesehatan, maupun pihak operator penerbangan terkait kronologi meninggalnya pasien serta status penghentian layanan penerbangan di Distrik Panggema.