Lambeturah.co.id - Sebuah momen haru dan inspiratif kembali viral di media sosial. Seorang mahasiswa bernama Muhammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan merayakan kelulusan sidang skripsinya dengan cara yang unik dan menyentuh hati, yaitu membagikan tahu dagangannya secara gratis kepada warga dan siapa saja yang melintas di sekitar Lapangan UIN SATU Tulungagung, Kedungwaru.

Aksi mulia ini bukan tanpa alasan. Selama menempuh bangku perkuliahan di UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Dzakwan dikenal sebagai sosok mandiri yang gigih berjualan tahu demi bisa membiayai pendidikannya sendiri.

Kisah perjuangan luar biasa ini pertama kali dibagikan oleh sang dosen, Luthfi Ulfa Ni'amah, melalui akun TikTok miliknya (@luthfiulfaniamah). Dalam unggahan video yang menarik perhatian banyak netizen tersebut, sang dosen mengungkapkan rasa bangga yang mendalam terhadap anak didiknya.

"Mahasiswa saya adalah CEO yang sesungguhnya, Juragan Tahu masa depan, dia adalah Muhammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan. Perjuangannya luar biasa, berjualan tahu di sela-sela kuliahnya," tulis Luthfi dalam takarir (caption) unggahannya.

Ditemani Orang Tua Saat Ujian

Momen kelulusan ini terasa semakin emosional karena Dzakwan menghadiri ujian skripsinya dengan didampingi langsung oleh kedua orang tuanya. Sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan yang berhasil diraihnya, ia memutuskan untuk menggratiskan seluruh tahu yang biasanya ia jual hari itu.

Melihat kegigihan dan ketulusan sang mahasiswa, sang dosen pun menyematkan doa terbaik untuk masa depan Dzakwan.

"Terima kasih nggeh mas Fauzan, semoga manfaat dan barokah ilmumu nak. Allah angkat derajatmu, bahagia dan sukses selalu, Aamiin Yaa Robbal Aalamiin," lanjut Luthfi.

Banjir Apresiasi dari Netizen

Hingga saat ini, video unggahan tersebut terus dibanjiri oleh komentar positif dari netizen. Banyak yang merasa terharu sekaligus terinspirasi oleh etos kerja dan kerendahan hati Dzakwan. Netizen ramai-ramai memberikan apresiasi serta doa agar ilmu yang didapatkan Dzakwan berkah dan usaha tahunya semakin sukses di masa depan.

Kisah Dzakwan menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, asalkan ada kerja keras, doa, dan restu dari orang tua.