Lambeturah.co.id - Kreator konten Aron Ashab kembali menjadi sorotan setelah muncul di media sosial usai cukup lama menghilang dari publik. Dalam unggahan terbarunya di Instagram, Aron mengungkapkan pengakuan mengejutkan bahwa dirinya diduga menjadi korban penculikan, penyekapan, dan penyiksaan.

Aron terakhir kali mengunggah video di akun pribadinya pada 2 November 2025. Setelah berbulan-bulan tidak terlihat aktif, ia akhirnya memberikan penjelasan mengenai apa yang diklaimnya terjadi selama menghilang.

Dalam unggahan yang dibuat pada 14 Oktober 2026, Aron mengaku dirinya sempat berada di tempat yang ia gambarkan seperti penjara akibat dugaan penculikan tersebut.

“Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara,” tulis Aron dalam keterangan unggahannya.

Aron Ashab Klaim Jadi Korban Penculikan Berbayar

Dalam penjelasannya, Aron mengeklaim dirinya menjadi korban penculikan berbayar yang melibatkan seorang oknum dan sekelompok orang yang disebutnya sebagai “preman penunggang agama”.

Ia juga mengaku mengalami kekerasan fisik, penyekapan, hingga pemaksaan selama berada di tempat yang disebutnya sebagai lokasi penahanan.

“Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu,” tulisnya.

Aron menyampaikan kemarahannya kepada pihak-pihak yang menurut pengakuannya terlibat dalam peristiwa tersebut. Ia juga menegaskan tidak akan tinggal diam dan berencana menempuh langkah hukum.

Namun, pengakuan tersebut sejauh ini merupakan pernyataan Aron melalui media sosial. Belum terdapat keterangan mengenai identitas pihak yang dituding maupun konfirmasi independen atas dugaan penculikan dan penyiksaan tersebut.

Konsultasi dengan Tiga Tim Kuasa Hukum

Aron mengungkapkan bahwa dirinya telah berkonsultasi dengan tiga tim kuasa hukum. Ia berencana membawa persoalan yang dialaminya ke ranah hukum agar pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban.

Dalam unggahannya, Aron juga menceritakan beratnya pengalaman yang ia klaim telah dilalui selama berada dalam penyekapan.

“Dikurung dan dibungkam itu sangat fucked up rasanya,” tulisnya.

Ia menegaskan tidak merasa takut menghadapi pihak-pihak yang dituding terlibat. Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut mengenai laporan polisi atau proses hukum yang telah ditempuh terkait pengakuan tersebut.

Cerita Aron Ashab Kabur dan Kembali ke Jakarta

Aron juga membagikan cerita mengenai upayanya melarikan diri dari lokasi yang ia sebut sebagai tempat penyekapan. Ia mengaku menggunakan strategi dengan berpura-pura bersikap akrab kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.

Menurut Aron, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk melarikan diri pada malam Minggu.

“Gw berhasil kabur dengan trick belaga sobi sama mereka tepat di malam minggu,” tulisnya.

Setelah berhasil keluar dari lokasi tersebut, Aron mengaku menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke Jakarta. Ia menyebut menggunakan bus antarkota, melanjutkan perjalanan dengan sepeda motor, hingga mendapatkan bantuan dari warga yang bersedia mengantarnya menggunakan mobil.

“Anyway gw baru sampe Jakarta dari tempat antah berantah itu. Baru sekali kalinya gw naek bus antar kota, naik motor nyambung nyambung, dibantuin warga warga juga ada yg anter naik mobil,” ungkap Aron.

Ia mengaku bersyukur karena sejumlah warga mempercayai ceritanya dan bersedia membantu proses pelariannya hingga akhirnya tiba di Jakarta.

Siap Kembali Berkarya setelah Lama Menghilang

Di tengah pengakuannya mengenai dugaan penculikan dan penyiksaan, Aron juga menyampaikan bahwa pengalaman tersebut membuat semangatnya kembali bangkit setelah sempat mengalami keterpurukan.

Ia bahkan mengisyaratkan akan kembali aktif di dunia hiburan dan media sosial setelah melewati masa sulit yang diklaimnya berlangsung selama berbulan-bulan.

“Oh iya gw mau terima kasih sih karna semua siksaan dan kurungan penjara kalian malah bikin jiwa gw ON lagi yang selama ini gw down se down downnya down,” tulisnya.

Aron kemudian menyinggung kemungkinan dirinya kembali berkarya. Ia juga menyampaikan sindiran kepada pihak-pihak yang menurut pengakuannya telah membuat dirinya mengalami berbagai kesulitan.

Kemunculan kembali Aron Ashab pun menarik perhatian karena disertai cerita mengenai dugaan penculikan, penyekapan, dan upayanya melarikan diri. Perkembangan kasus tersebut, termasuk kemungkinan langkah hukum yang akan ditempuhnya, masih perlu ditunggu.