Lambeturah.co.id - Sebuah aksi sederhana namun sarat akan nilai kejujuran dan etika mendadak menjadi sorotan hangat warganet di media sosial. Seorang mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado asal Papua mendatangi Kantor Pusat (Rektorat) kampus hanya untuk meminta izin mengambil kayu kering.

Kayu kering yang ada di lingkungan kampus tersebut rencananya akan ia gunakan sebagai kayu bakar untuk kebutuhan sehari-hari.

Padahal, jika mau, ia bisa saja mengambil ranting atau kayu kering tersebut secara diam-diam tanpa ada yang memergoki. Namun, mahasiswa ini justru memilih jalan yang lebih merepotkan: mendatangi kantor rektorat, mengetuk pintu, dan meminta izin secara resmi serta santun.

Aksi terpuji ini diunggah oleh akun media sosial @febriantoarifin02, yang langsung memancing perhatian dan simpati warganet.

 "Ada yang bisa saja diam-diam mengambil apa yang ia butuhkan, tapi memilih jalan yang lebih repot: datang, mengetuk pintu, dan bertanya baik-baik," tulis narasi dalam unggahan yang viral tersebut.

Tindakan mahasiswa tersebut dinilai sebagai cerminan kesantunan dan integritas yang sesungguhnya. Kejujuran tidak selalu diukur dari hal-hal besar, melainkan terlihat dari bagaimana seseorang menghargai aturan dan etika dalam urusan-urusan kecil yang sering dianggap remeh oleh orang lain.

Sontak, aksi mahasiswa ini dibanjiri pujian dan doa dari netizen. Banyak yang merasa tersentuh sekaligus kagum atas sikap hormat dan adab tinggi yang ditunjukkan sang mahasiswa selama menuntut ilmu di tanah rantau.