Lambeturah.co.id - Kasus dugaan penganiayaan terhadap dua bocah di Masjid Al-Ridha, Jalan Jermal 7, Kelurahan Menteng, Kota Medan, yang sempat viral di media sosial akhirnya diselesaikan secara damai.
Dua marbot masjid yang terekam dalam rekaman CCTV saat menangani kedua anak tersebut telah mendatangi rumah keluarga korban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (28/5/2026) dan menjadi sorotan publik setelah video rekaman CCTV beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut terlihat dua anak sedang berlarian di area masjid sebelum dihentikan oleh dua pria dewasa yang disebut sebagai marbot.
Rekaman tersebut memicu reaksi warganet karena memperlihatkan kedua bocah ditangkap dan dicampakkan. Akibat kejadian itu, salah satu korban dilaporkan mengalami luka pada bagian bibir.
Pihak keluarga korban menerima permintaan maaf yang disampaikan kedua marbot tersebut. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pengguna media sosial yang telah memberikan perhatian, dukungan, serta doa selama kasus tersebut menjadi perhatian publik.
Keluarga berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama dalam menyikapi perilaku anak-anak di ruang publik maupun lingkungan tempat ibadah. Mereka menilai pendekatan yang lebih bijaksana dan humanis perlu dikedepankan saat menghadapi anak-anak.
Kasus ini turut mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap anak serta pengelolaan interaksi sosial yang baik di lingkungan keagamaan. Dengan tercapainya penyelesaian secara damai, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat dapat lebih mengedepankan dialog serta pendekatan persuasif dalam menyelesaikan persoalan.





