Lambeturah.co.id - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh aksi solidaritas para pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Seorang pria bertubuh gempal mendadak viral setelah diduga melakukan pelecehan verbal dengan mengajak transaksi mesum kepada seorang driver ojol melalui pesan singkat di aplikasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman yang beredar, terduga pelaku sempat mengiming-imingi korban dengan imbalan uang tambahan. Namun, uang tersebut ditawarkan dengan syarat tertentu yang tidak sopan dan mengarah pada tindakan asusila di luar layanan resmi transportasi online.

Merasa dilecehkan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada rekan-rekan sesama pengemudi. Tak butuh waktu lama, sejumlah driver ojol mengatur strategi "jebakan" dengan mendatangi lokasi terduga pelaku di kawasan Jalan Raya Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi.

Aksi penggerebekan tersebut dilakukan sebagai bentuk peringatan keras sekaligus ajang memberi efek jera agar kejadian serupa tidak terulang kepada pengemudi lain. Dalam video yang diunggah akun Instagram tersebut, pria terduga pelaku akhirnya tidak berkutik dan diminta untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan para driver.

Kejadian ini mendulang beragam reaksi dari netizen:

Dukungan Solidaritas: Sebagian besar netizen memuji kekompakan para pengemudi ojol yang dinilai cepat tanggap melindungi anggotanya dari potensi bahaya dan kejahatan seksual saat bertugas.

Evaluasi Sistem Keamanan: Sebagian netizen lainnya menyoroti pentingnya peningkatan fitur perlindungan dan pengawasan yang lebih ketat dari pihak aplikator, termasuk kemudahan melaporkan akun pengguna bermasalah agar langsung diblokir.

Para pengemudi mengimbau agar rekan sejawat selalu waspada terhadap tawaran atau orderan mencurigakan di luar ketentuan aplikasi demi keselamatan bersama.