Lambeturah.co.id - Seorang pemuda berinisial DRH (24) diamankan aparat setelah nekat menerobos masuk ke Markas Polda Sumatera Selatan di Palembang sambil membawa bendera hijau bertuliskan kalimat tauhid. Aksi tersebut terjadi pada Senin (6/7) sekitar pukul 20.15 WIB.
Menurut informasi yang diperoleh, DRH berlari melewati pos penjagaan sambil berteriak takbir. Petugas yang berjaga langsung bergerak cepat mengejar dan mengamankannya sebelum aksinya mengganggu situasi keamanan di lingkungan Mapolda Sumsel.
Saat dimintai keterangan, DRH mengaku datang ke Polda Sumsel dengan maksud meminjam helikopter untuk pergi ke Ethiopia. Ia mengklaim keinginan tersebut muncul setelah mendapat petunjuk melalui mimpi.
DRH mengungkapkan bahwa selama sepekan terakhir dirinya rutin melaksanakan salat istikharah dan tahajud. Dari rangkaian ibadah tersebut, ia merasa mendapat isyarat untuk datang ke Mapolda Sumsel.
Ia juga mengaku aksinya dipicu oleh rasa sakit hati terhadap seseorang bernama Musa yang disebut telah menghina almarhum ibunya. Menurut pengakuannya, mimpi yang dialaminya berkaitan dengan keinginan menyelesaikan persoalan tersebut di Ethiopia.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan petugas segera mengamankan DRH setelah diketahui memasuki area terlarang tanpa izin.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang bawaan milik DRH, di antaranya bendera bertuliskan kalimat tauhid, sebuah gunting, dan minuman.
Saat ini, DRH masih menjalani pemeriksaan intensif. Selain mendalami motif aksinya, kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan psikologis dengan melibatkan dokter dan tenaga medis guna memastikan kondisi kejiwaan yang bersangkutan serta memperoleh gambaran menyeluruh terkait tujuan tindakannya.





