Lambeturah.co.id - Di tengah maraknya fenomena gaya hidup konsumtif, sebuah kisah inspiratif dan mengharukan datang dari seorang anggota TNI di Palembang. Demi mencukupi kebutuhan keluarga dan menjaga diri dari penghasilan yang tidak halal, ia rela melakoni pekerjaan sampingan sebagai pemulung barang bekas usai bertugas.
Prajurit tersebut adalah Serma Priyo Widodo, anggota TNI yang bertugas di satuan Kodim 0814 Palembang. Setiap hari setelah menyelesaikan tugas dinasnya, Serma Priyo tidak langsung bersantai. Ia segera melepas seragam kebanggaannya dan menggantinya dengan kaos oblong serta celana selutut untuk mulai mengumpulkan barang bekas.
Kerapatan dan ketekunannya ini telah berlangsung selama kurun waktu lima tahun. Di area belakang rumahnya yang berlokasi di Jalan Dharma Bakti RT 21 RW 03, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, ia memilah dan mengumpulkan sendiri botol plastik serta kardus bekas ke dalam karung besar sebelum dijual ke agen.
Meski demikian, jalan yang ditempuhnya tidak selalu mulus. Keputusannya menyambi sebagai pemulung sempat mendatangkan cemoohan dan cibiran dari rekan-rekan seprofesinya. Namun, hal tersebut sama sekali tidak menyurutkan semangatnya.
"Saya tidak malu jadi pemulung. Ini demi keluarga. Takut makan uang haram, lebih baik mencari nafkah yang halal meskipun harus bekerja keras," ujar Serma Priyo.
Bagi Serma Priyo, kehormatan terbesar seorang kepala keluarga adalah memberikan rezeki yang bersih dan halal untuk anak dan istrinya, tanpa peduli seberapa kasar atau rendahnya pekerjaan tersebut di mata orang lain.
Kisah dedikasi dan kejujuran Serma Priyo ini kemudian diunggah ke media sosial dan langsung menyita perhatian publik. Banyak warganet yang menyampaikan rasa kagum serta pujian atas sikap rendah hati dan integritas tingginya sebagai seorang prajurit TNI.
Kisah Serma Priyo menjadi tamparan sekaligus pengingat bagi masyarakat luas bahwa martabat seseorang tidak diukur dari jenis pekerjaannya, melainkan dari kejujuran dan kehalalan rezeki yang dibawanya pulang ke rumah.





