Lambeturah.co.id - Aktor Oka Antara melontarkan pernyataan bernada sindiran terkait persoalan pembayaran yang disebutnya belum diterima dari MNC. Dalam pernyataannya, Oka juga menyebut nama Ohim serta menyinggung kondisi para pekerja di industri hiburan yang menurutnya membutuhkan penghasilan.

Pernyataan tersebut disampaikan Oka dengan nada bercanda sekaligus menyentil pihak yang disebutnya masih memiliki kewajiban pembayaran.

“Kalian nggak kasihan sama aku. Diutangin sama MNC. Ohim juga tuh diutangin sama MNC. Kasihan banget,” ujar Oka Antara dalam pernyataannya dan beredar di Sosial Media.

Oka kemudian menyebut bahwa Ohim memiliki status eksklusif sehingga tetap mempunyai sumber penghasilan. Ia juga melontarkan sindiran terhadap pihak rumah produksi atau PH yang disebutnya telah memperlakukan pekerja secara tidak semestinya.

“Makanya, dia eksklusif, Ohim. Dia punya penghasilan. Dizolimi sama PH, tukang zolim,” lanjutnya.

Oka juga menekankan pentingnya mencari penghasilan, terutama bagi mereka yang menggantungkan kehidupan dari pekerjaan di industri hiburan.

“Kita harus cari penghasilan, bro,” kata Oka.

Di bagian akhir pernyataannya, Oka menyampaikan kalimat bernada religius mengenai orang-orang yang merasa diperlakukan tidak adil.

“Tuhan mendengar doa orang-orang yang dizolimi. Mark that, mark that,” ujar Oka.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena Oka secara terbuka menyebut adanya persoalan utang dengan MNC. Namun, dari pernyataan yang beredar tersebut, belum dijelaskan secara rinci mengenai nilai pembayaran yang dimaksud, pekerjaan atau proyek yang berkaitan dengan pembayaran tersebut, serta kronologi lengkap persoalannya.

Penyebutan nama MNC dalam pernyataan Oka juga belum secara otomatis menjelaskan posisi atau tanggapan pihak terkait. Karena itu, informasi mengenai adanya kewajiban pembayaran tersebut perlu dilihat berdasarkan keterangan dari pihak-pihak yang terlibat secara langsung.

Meski disampaikan dengan gaya santai, pernyataan Oka memperlihatkan bagaimana persoalan pembayaran dapat menjadi perhatian bagi pekerja di industri hiburan. Bagi para pekerja kreatif, kelancaran pembayaran tentu berkaitan dengan keberlangsungan pekerjaan dan penghasilan mereka.