Lambeturah.co.id - Komika Indonesia Pandji Pragiwaksono mengaku mendapat gangguan saat tampil dalam acara “Kaltim Paradox” di Convention Hall Sempaja, Samarinda, 13 Juni 2026.

Menurut Pandji, dirinya datang untuk membawakan materi stand-up comedy, namun penampilannya beberapa kali disela teriakan yang diduga berasal dari pendukung Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud.

Pandji menceritakan, gangguan tersebut sudah terjadi sejak penampilan komika-komika sebelum dirinya naik ke atas panggung.

Ia menyebut kelompok penonton tersebut berulang kali meneriakkan dukungan kepada Rudy Mas’ud hingga memicu ketegangan dengan penonton lain.

“Gue datang ke situ untuk ngelawak, diganggu sama teriakan-teriakan. Gak enak banget rasanya,” ungkapnya di youtube channel pribadinya.

Meski membawa materi yang menyinggung isu politik dan keluarga Mas’ud, Pandji menegaskan porsi pembahasannya soal Rudy Mas'ud memang hanya sekitar 15 menit dari keseluruhan penampilan.

Ia membantah anggapan bahwa dirinya mengurangi materi karena tekanan pihak tertentu, dan menyebut pengalaman di Samarinda menjadi salah satu hal yang tidak mengenakan.