Lambeturah.co.id – Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di sebuah minimarket yang berada di Desa Mandalaherang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026) pagi. Dalam kejadian tersebut, seorang kasir perempuan mengalami luka di bagian tangan setelah diserang pelaku menggunakan pisau.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku sempat bersembunyi di dalam gudang minimarket setelah aksinya diketahui oleh korban dan warga sekitar.
Menurut keterangan warga setempat, Yayat Waluya, pelaku awalnya berpura-pura menjadi pembeli yang hendak membeli rokok. Namun, saat berada di area kasir, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau dapur dan mengancam korban.
"Pelaku pura-pura membeli rokok, lalu langsung mengancam kasir menggunakan pisau dapur," ujar Yayat.
Korban yang panik kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar minimarket. Sementara itu, pelaku masuk ke area gudang dan bersembunyi untuk menghindari kejaran warga.
Setelah kabar perampokan menyebar, warga sekitar berdatangan dan mengepung lokasi. Situasi sempat memanas karena sejumlah warga emosi dan berniat menghakimi pelaku. Beruntung, aparat kepolisian bersama unsur TNI dan tokoh masyarakat berhasil meredam situasi.
"Pelaku sempat mencoba kabur dengan naik ke bagian atas bangunan, tetapi akhirnya berhasil diamankan," kata Yayat.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaku berinisial F berhasil ditangkap oleh personel Satreskrim Polres Sumedang dan Polsek Cimalaka kurang dari satu jam setelah kejadian.
"Pelaku yang viral di media sosial karena melukai seorang kasir berhasil kami amankan dalam waktu kurang lebih satu jam setelah kejadian," ujar Sandityo.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus untuk mengetahui motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
"Tersangka masih dalam proses pemeriksaan dan pengembangan. Kami masih mendalami motif serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat," jelasnya.
Sementara itu, korban berinisial F (23), yang bekerja sebagai kasir minimarket, telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Cimalaka akibat luka sayatan pada tangannya.
Pihak kepolisian memastikan proses hukum terhadap pelaku akan terus berlanjut sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.





